Minggu, 12 Februari 2017

Menata Kehidupan#2

Menata Kehidupan #2

Setelah sekian lama vacum dan tidak ada kemauan menulis, hari ini mencoba menyambung tulisan sebelumnya yang terputus sekian tahun. Tak terasa waktu begitu cepat berlalu, melihat anak-anak tumbuh kembang dan sudah mulai besar. Setiap phase kehidupan, selalu mempunyai tantangan tersendiri, begitupun dengan pola yang kita terapkan dalam mendidik si kecil. Anak yang pertama, Rafi sudah mulai menginjak dewasa, SMP kelas 2, disusul adiknya Raihan SD kelas 5, adiknya lagi Ranisya TK Besar dan Rizki baru mau masuk Play group.

Setiap perjalanan hidup, kadang harus mengalir sesuai dengan yang telah ditetapkan oleh-Nya. Selalu berusaha memberikan yang terbaik buat keluarga dan senantiasa berdoa untuk kebaikan semuanya, merupakan hal yang mutlak harus kita lakukan sebagai insan manusia. Tidak jarang, kita merasa kurang puas terhadap suatu kejadian yang tidak sesuai dengan keinginan kita. Percayanyalah, Allah mempunyai rencana yang lebih baik buat kita dan keluarga.

Allah lebih paham mengenai kebutuhan kita, bukan sesuai keinginan kita yang belum tentu lebih baik jika dipenuhi. Setiap insan, sudah seharusnya meningkatkan rasa syukur kepada Illahi, dengan banyak kenikmatan yang sudah diberikan olehNya. Tidak jarang, setiap kenikmatan yang kita dapatkan selama ini kurang kita syukuri, akan tetapi jika sudah sedikit di ambil olehNya, baru kita menyadari hal ini.

Keluarga yang sehat, semuanya dapat tersenyum bahagia, merupakan salah satu bentuk kenikmatan yang mungkin selama ini kurang di syukuri. Kita bisa berada sampai tahap seperti inipun, harus kita syukuri. Banyak orang yang kondisinya tidak lebih baik daripada kita. Setiap kondisi/tahapan, mempunyai tantangan masing2 dan hal inilah yang membuat kita menjadi lebih baik dalam menjalani kehidupan.

Setiap tahapan hidup kita, membawa makna tersendiri bagi kita dan hal ini harus kita syukuri. Hal ini seiring dengan pertumbuhan dan perkembangan keluarga kita (baca: anak-anak). Mendidik anak dalam keluarga mempunyai tahapan masing-masing. Setiap anak mempunyai karakter dan kelebihan masing-masing yang harus disadari oleh setiap orang tua. Kita sebagai orang tua, menata kehidupan berkeluarga, harus memperhatikan kondisi karakter perkembangan anak-anak. Mereka mempunyai kelebihan sendiri dan hal ini harus disadari orang tua, sehingga kita tidak boleh memaksakan karakter/ kelebihan/ kekurangan setiap kita kepada anak-anak kita.

-to be continue-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar