Menata Kehidupan #2
Setelah sekian lama vacum dan tidak ada kemauan menulis, hari ini
mencoba menyambung tulisan sebelumnya yang terputus sekian tahun. Tak
terasa waktu begitu cepat berlalu, melihat anak-anak tumbuh kembang dan
sudah mulai besar. Setiap phase kehidupan, selalu mempunyai tantangan
tersendiri, begitupun dengan pola yang kita terapkan dalam mendidik si
kecil. Anak yang pertama, Rafi sudah mulai menginjak dewasa, SMP kelas
2, disusul adiknya Raihan SD kelas 5, adiknya lagi Ranisya TK Besar dan
Rizki baru mau masuk Play group.
Setiap perjalanan hidup, kadang harus mengalir sesuai dengan yang telah
ditetapkan oleh-Nya. Selalu berusaha memberikan yang terbaik buat
keluarga dan senantiasa berdoa untuk kebaikan semuanya, merupakan hal
yang mutlak harus kita lakukan sebagai insan manusia. Tidak jarang, kita
merasa kurang puas terhadap suatu kejadian yang tidak sesuai dengan
keinginan kita. Percayanyalah, Allah mempunyai rencana yang lebih baik
buat kita dan keluarga.
Allah lebih paham mengenai kebutuhan kita, bukan sesuai keinginan kita
yang belum tentu lebih baik jika dipenuhi. Setiap insan, sudah
seharusnya meningkatkan rasa syukur kepada Illahi, dengan banyak
kenikmatan yang sudah diberikan olehNya. Tidak jarang, setiap kenikmatan
yang kita dapatkan selama ini kurang kita syukuri, akan tetapi jika
sudah sedikit di ambil olehNya, baru kita menyadari hal ini.
Keluarga yang sehat, semuanya dapat tersenyum bahagia, merupakan salah
satu bentuk kenikmatan yang mungkin selama ini kurang di syukuri. Kita
bisa berada sampai tahap seperti inipun, harus kita syukuri. Banyak
orang yang kondisinya tidak lebih baik daripada kita. Setiap
kondisi/tahapan, mempunyai tantangan masing2 dan hal inilah yang membuat
kita menjadi lebih baik dalam menjalani kehidupan.
Setiap tahapan hidup kita, membawa makna tersendiri bagi kita dan hal
ini harus kita syukuri. Hal ini seiring dengan pertumbuhan dan
perkembangan keluarga kita (baca: anak-anak). Mendidik anak dalam
keluarga mempunyai tahapan masing-masing. Setiap anak mempunyai karakter
dan kelebihan masing-masing yang harus disadari oleh setiap orang tua.
Kita sebagai orang tua, menata kehidupan berkeluarga, harus
memperhatikan kondisi karakter perkembangan anak-anak. Mereka mempunyai
kelebihan sendiri dan hal ini harus disadari orang tua, sehingga kita
tidak boleh memaksakan karakter/ kelebihan/ kekurangan setiap kita
kepada anak-anak kita.
-to be continue-
Minggu, 12 Februari 2017
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar